FreakOut Indonesia

Karakter Konsumen di Era Digital

Perkembangan teknologi di era digital saat ini semakin pesat dan canggih. Perkembangan itu membuat perubahan pada perilaku konsumen dari jaman sebelum era digital. Hermawan Kartajaya mengungkapkan adanya perbedaan tersebut dengan beberapa karakter perbedaan dari konsumen.

SNOB

Golongan snob ini adalah golongan di mana konsumen menjadi sangat pemilih. Golongan ini sangat pemilih untuk menentukan produk dari kualitasnya. Menurut golongan ini, kualitas suatu barang yang ia beli merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan status sosialnya. Contoh untuk golongan snob ini, ada seorang wanita sosialita yang ingin membeli tas, maka ia akan memilih tas bermerek dan tidak membeli yang tiruan. Bagi para wanita sosialita memiliki tas bermerek dapat meningkatkan status sosial menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya.

Source : Pexels

SMART

Golongan smart ini merupakan golongan yang perhitungan. Golongan ini dalam memilih produk selalu memperhatikan nilai-nilai yang diberikan oleh suatu produk. Konsumen pada golongan ini memperhatikan keuntungan yang didapatkan, lalu dibandingkan dengan harga atau biaya yang dikeluarkan. Contoh untuk golongan smart ini, ada orang ingin membeli sebuah handphone. Orang tersebut akan melihat harga dan kualitasnya lalu dibandingkan. Ada 2 merek handphone dengan harga mahal namun jarang mengalami kerusakan dan handphone murah namun sering rusak dan eror. Maka, orang tersebut akan memilih handphone dengan harga mahal namun pengeluaran kedepan untuk service lebih sedikit.

Source : Pexels

DUMB

Golongan dumb ini merupakan golongan yang bukan pemilih tetapi memiliki satu prinsip yang selalu ia gunakan. Konsumen pada golongan ini tidak melihat kualitas, nilai, ataupun benefit yang akan didapatkan. Konsumen golongan ini membeli suatu produk yang dengan melihat harga yang paling murah. Saat produk tersebut memiliki harga murah, maka dengan mudah juga mereka akan membelinya. Contoh untuk golongan dumb ini, ada orang yang ingin membeli sepatu. Orang tersebut tidak akan mencari sepatu dengan harga yang mahal, namun mereka akan membeli sepatu harga murah walaupun sepatu tersebut akan cepat rusak.

Source : Pexels

ENTREPRENEUR

Golongan ini mulai muncul pada era digital seperti saat ini. Golongan ini menjadi lebih kreatif untuk menemukan jawaban dan aktivitas pada era digital. Pada era sebelumnya untuk menjadi pengusaha atau enterpreneur dapat dikatakan sudah ada namun lebih susah dibandingkan sekarang. Saat ini, setiap orang yang mengikuti perkembangan digital dapat menjadi pengusaha atau enterpreneur. Perkembangan internet ini mampu membuat konsumen membuka usaha melalui e-commerce. Sekarang para enterpreneur dapat bergabung dengan e-marketplace maupun membuat online shop sendiri.

Perkembagan digital pada era sekarang ini memberikan kemudahan dan juga mampu meningkatkan kreativitas setiap orang. Setiap orang pada era ini bisa menjadi pengusaha untuk usahanya sendiri maupun menjadi produsen dari produk tertentu. Orang-orang pada era ini juga dituntut untuk maju agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan era sekarang. Ada sebutan juga untuk pengusaha sekarang oleh GEM (Global Entrepreneurship Monitoring) adalah “Enterpreneur by Necessity” (menjadi pengusaha karena kebutuhan). Untuk melengkapi kebutuhan sekarang, menggunakan internet pada era digital mampu memenuhi kebutuhan setiap orang, baik kebutuhan untuk keuangan maupun kebutuhan suatu barang.